Kejanggalan di Balik Penemuan Mayat Gadis Kecil dalam Karung Beras di Bogor
Kejanggalan di Balik Penemuan Mayat Gadis Kecil dalam Karung Beras di Bogor
![]() |
| BandarjudiQQ |
Rumah kosong yang berdekatan dengan TKP di temukan jasad Grace Gabriela yang terbungkus dalam karung hingga saat ini masih menyimpang sejuta pertanyaan.RUmah kosong tersebut berlokasi di Perumahan Bogor Asri,Kecamatan Cibinong,Kabupaten Bogor,Jawa Barat.Tidak jauh dari rumah kosong itu,Jasad gadis kecil malang tersebut di temukan tidak bernyawa dalam sebuah karung yang di tutupi daun pisang.
Gadis kecil berusia 5 tahun itu di duga menjadi korban pembunuhan setelah di temuka tewas mengenaskan dalam karung yang di simpan di sekitar kebun kosong.Namun,polisi belum berani mengambil kesimpulan dan masih mencari tahu penyebab meninggalnya anak kedua dari npasangan Jemi Ananias(#$) dan Immi Nancy(33)tersebut."Kami masih melakukan penyidikan dan tunggu hasil autopsi dari rumah sakit Kramatjati,"kata AKP Ita Puspitalena saat di konfirmasi.
Namun,rumah kosong yang saat ini di pasang garis polisi oleh Satreskrim Polres Bogor semakin menimbulkan tanda tanya besar di benak masyarakat.Rumah yang sudah lama di tinggal oleh pemiliknya itu di duga menjadi saksi bisu tewasnya Grace.Bahkan,petugas keamanan di komplek perumahan setempat menaruh curiga ketika masuk kedalam rumah kosong itu saat mencari korban yang saat itu masih hilang.
Rumah dua lantai itu biasa di gunakan warga untuk menyimpan perabotan bekas.Menurut warga,ada kejanggalan yang terjadi di dalam rumah kosong itu pasca di temukan jasad korban."Jadi rumahnya itu memang tidak di kunci,dan saya sekitar pukul 19.00 WIB,saya masuk kerumahnya dan liat di tangga itu ada toren,"kata Sriyono.Äwalnya saya tidak terlalu memikirkan karena focus cari Grace,tapi setelahnya saya jadi curiga,"kata Sriyono petugas keamanan setempat yang saat itu mencari keberadaan korban yang hilang dari rumahnya.
Menurut Sriyono,posisi toren berubah menghalagi anak tangga menuju kelantai atas.Padahal,kata dua, biasanya toren tersebut tidak berada di antara anak tangga.Ïya jadi seolah biar ga ada yang cari-cari sampai ke atas loteng karena kehalangan toren,dugaannya sebelum Grace tewas pelaku membawa Grace kerumah itu,"terangnya.Namun,ia juga tidak bisa memastikannya lantaran hingga saat ini kasus terebut masih dalam proses penyidikan Satreskrim Polres Bogor.
"Kami masih menduga-duga,karena saat ini polisi juga masih menyelidiki kasusnya,kita tunggu saja,ïmbuhnya.Sementara itu,ayah korban yakni Jemi Anansias (33) sudah mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar kasus kematian anakanya bisa cepat terungkap.Jemi tiba di kantor KPAI di dampingi oleh kuasa hukumnya yakni TObby Ndiwa dari Komunitas Timur Jakarta untuk meminta dukungan pengungkapan pelaku.Ia menjelaskan Grace sempat menghilang saat bermain pada hari Senin.Tapi kemudian korban sudah di temukan tidak bernyawa dan diduga di bunuh.
"Korban pembunuhan kemungkinan ada kekerasan seksual dengan korban dan nama Grace Bimusu,üjar Tobby Ndiwa kepada di kantor KPAI,Menteng,Jakarta Pusat.Tobby juga mempertanyakan langkap penyidik yang di nilai lamban dalam mengungkap kasus tersebut."Kami sangat menyesalkan terhadap kinerja kepolisian Bogor belum bisa mengungkapnya padahal di sana TKP-nya sudah jelas salah satu rumahnya sudah di police line,üngkapnya .Kedatangan Jemi ke KPAI untuk meminta dukungan agar dalam kasus ini pelaku cepat terungkap dan di proses.
"Kita meminta Kapolri dengan jajarannya segera mengungkap pelakunya dan kami meminta dukungan supaya bisa ketemu pelakunya dan prosesnya seperti apa kedepan kalau sudah di ungkap,"tukasnya.

Comments
Post a Comment