Seorang Pria Meninggal Dengan Posisi Sujud Ketika Hendak Meminjam Korek Usai Makan di Warteg

Seorang Pria Meninggal Dengan Posisi Sujud Ketika Hendak Meminjam Korek Usai Makan di Warteg

BandarJudiQQ

Dadan Dani menghela menghembuskan nafas terakhir setelah selesai makan di sebuah warteg Nikki Rasa.Ia  meninggal dunia diduga karena sakit.Pria kelahiran Cianjur dan berprofesi sebagai supir tersebut ditemukan tewas ketika selesai menyantap makanannya di warteg Nikki Rasa.Nikki Rasa berlokasi di Jalan Otista RT/RW 01?10 Kecamatan Karawaci,Kota Tanggerang.Deden tewas diperkirakan,Senin pada pukul 20.30 WIB

Sebelumnya pada pukul 20.00 WIB korban datang ke warteg menggunakan motor Honda Beat.Linda Mayasari yang merupakan pramusaji dari warteg Nikki Rasa melayani korban sebelum meninggal.Pasalnya korban memesan nasi rawon,telur asin,dan es teh tawar.Menurut Kapolsek Karawaci Kompol Abdul Salim,Korban meninggal setelah menyantap makanan dan sebelum meminjam korek ke pelanggan lainya.

"Hendak meminjam korek dari konsumen lainya selanjutnya korban tersungkur ke kanan dengan posisi sujud dan sudah tidak bernyawa," ujar Kompol Abdul Salim.Tanggerang,Rabu.Sontak pelanggan warteg yang lain membantu membalikan posisi korban menghadap ke atas dan di temukan Dedan sudah meninggal.Menurut Linda sang penjaga warung,Dadan Dani merupakan langganan wartegnya.

Disinyalir Deden memang akhir-akhir  ini sering mengeluh sakit dan sebelumnya badan Dadan di kerok.Arman yang merupakan saudara korban mengaku bahwa Dadan sering pergi ke Cianjur untuk pengobatan."Semalam ia mengeluh sakit dan di kerokin dan sebelumnya sering berobat ke cianjut,"ujar Arman. Dari kejadian tersebut Kompol Abdul Salim beserta 20 jajaran stafnya menduga bahwa Dadan meninggal karena sakit  serta tidak di temuka tanda-tanda penganiayaan.

Comments

Popular posts from this blog

Siap-Siap Mewek! Mempelai Pria Harus Rela sang Istri yang Baru Dinikahi Belum 24 Jam Meninggal di Pangkuannya

KPI Larang Lembaga Penyiaran Tayangkan Sinetron yang Dibintangi Calon Kepala Daerah

Presiden Jokowi Disarankan Evaluasi Menteri BUMN untuk Jaga Kepercayaan Publik